Bencana Makin Parah, Padang Pariaman Tetapkan Status Tanggap Darurat

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 25 November 2025 | 15:51 WIB
Banjir hingga longsor melanda Kabupaten Padang Pariaman akibat cuaca ekstrem sejak Minggu (23/11/1025). (Foto: Kominfo Padang Pariaman)
Banjir hingga longsor melanda Kabupaten Padang Pariaman akibat cuaca ekstrem sejak Minggu (23/11/1025). (Foto: Kominfo Padang Pariaman)




Selain merendam permukiman, banjir mengakibatkan kerusakan serius pada sektor pertanian. Lahan sawah dan tanaman jagung yang baru ditanam rusak, sejumlah ternak dilaporkan hanyut dan belum ditemukan, serta tambak udang dan ikan mengalami kerusakan signifikan.





Pemerintah daerah menilai kerugian tidak mungkin ditangani tanpa dukungan tambahan dari provinsi dan pemerintah pusat.





Hingga kini, bencana yang terjadi berdampak pada 10 hingga 11 kecamatan, termasuk Perumahan Kasai Permai, Korong Surantiah, Ulakan, Kampung Dalam, dan Batang Gasan. Data mutakhir per Minggu, 23 November 2025, pukul 17.00 WIB, mencatat total 11 kecamatan dan 15 nagari terdampak bencana.





Dampak terhadap masyarakat dan infrastruktur cukup besar, meliputi:






  • 438 KK terdampak




  • 438 unit rumah terendam, dengan kedalaman air 30–100 sentimeter




  • 2 unit rumah rusak




  • 93 hektar lahan pertanian terendam




  • 2 ruas jalan rusak, termasuk akses utama depan RSUD Padang Pariaman menuju Polres Padang Pariaman




  • 2 unit jembatan rusak




  • 1 fasilitas pendidikan, yaitu SDN 10 Batang Gasan, rusak akibat longsor




  • 5 titik longsor menutup badan jalan, termasuk di Nagari Anduriang dan Sikucua Barat





Kerugian material masih dalam pendataan





Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman telah menggelar rapat koordinasi dan tengah menyiapkan kelengkapan administrasi untuk mengajukan status tanggap darurat kepada BNPB. Upaya ini diharapkan mempercepat mobilisasi bantuan dan penanganan bencana secara komprehensif.





Dengan status tanggap darurat yang tengah berjalan, pemerintah daerah berupaya menjaga keselamatan dan memenuhi kebutuhan dasar warga, sembari mempersiapkan langkah pemulihan jangka menengah untuk meminimalkan dampak lanjutan dari banjir dan longsor yang masih berpotensi terjadi akibat cuaca ekstrem. (red)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X