“Massa yang mencoba menerobos Mako Polri harus ditindak secara tegas dan terukur. Mako Polri adalah representasi negara. Jika perusuh merusak Mako Polri, maka mereka juga merusak simbol negara,” tegas Dedi.
Lebih jauh, Dedi mengingatkan bahwa kekuatan negara sangat bergantung pada wibawa kepolisian.
“Kalau Polri runtuh, negara juga akan runtuh. Karena itu, mari kita jaga persatuan, kesatuan, dan kedamaian Indonesia. Negara tidak boleh kalah dengan perusuh yang merusak Mako Polri,” tandasnya.
Instruksi tegas Kapolri ini menjadi sorotan publik di tengah meningkatnya eskalasi massa yang mencoba mendobrak simbol-simbol institusi negara. Penegasan ini sekaligus mempertegas sikap Polri untuk mengedepankan tindakan tegas dan terukur guna melindungi anggota serta menjaga kewibawaan negara. (red)