Momen ini juga akan dimanfaatkan untuk merancang kegiatan sosial lanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara perantau dan masyarakat di kampung halaman. “Kami ingin Uda Levi bisa kembali ke kampung dan berkiprah lebih besar untuk Kota Padang,” ujar Babang.
Di sisi lain, Moulevey yang kini tengah fokus pada tugasnya di DPP IKM mengaku terharu atas semangat dan kesetiaan para relawan yang kini bertransformasi menjadi Dunsanak Uda Levi.
Menurutnya, keberadaan komunitas tersebut menjadi penyemangat tersendiri dalam menjalankan amanahnya di organisasi perantau Minang terbesar secara nasional. “Saya bangga dan terharu melihat loyalitas mereka yang tetap hidup hingga saat ini,” kata Moulevey.
Terkait dengan harapan para pendukung agar dirinya bisa kembali membangun Kota Padang dari dalam sistem pemerintahan, Moulevey memilih untuk tetap bersikap terbuka dan menunggu arahan dari partai tempatnya bernaung.
"Terkait nanti saya akan ditugaskan sebagai apa dan di mana, saya serahkan sepenuhnya kepada partai. Yang jelas saya akan tetap tegak lurus dan siap menerima amanah apa pun,” ujarnya.
Namun demikian, Moulevey menegaskan bahwa dirinya tidak akan melupakan asal-usulnya sebagai putra daerah dari Kota Padang.
Baginya, kampung halaman tetap menjadi bagian penting dari pengabdiannya, baik melalui jalur sosial maupun organisasi kemasyarakatan. “Saya adalah putra daerah dari Padang. Tentu kita akan berbuat yang terbaik untuk kampung halaman dan masyarakat,” tegasnya.
Ia pun menyatakan bahwa keberadaan Dunsanak Uda Levi akan menjadi pilar penting dalam menjaga komunikasi, silaturahmi, dan kolaborasi antara dirinya dengan masyarakat, baik yang ada di kampung maupun di rantau.