Sekolah Rakyat Dibuka, Anak Kurang Mampu di Padang Kini Bisa Sekolah Gratis

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 15 Juli 2025 | 08:52 WIB
Siswa SRMP 4 Padang saat masuk hari pertama sekolah, Senin (14/7/2025). (Foto: Kominfo Padang)
Siswa SRMP 4 Padang saat masuk hari pertama sekolah, Senin (14/7/2025). (Foto: Kominfo Padang)



"Ini adalah titik awal dari perjuangan. Jadikan ini sebagai pijakan menuju masa depan yang lebih baik. Jalin silaturahmi, jaga disiplin, dan tumbuhkan tekad menjadi generasi emas,” pesannya.





Maigus juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah menunjukkan kepedulian terhadap masa depan anak-anak mereka dengan mengantarkan langsung ke sekolah sejak pagi hari.





Sementara itu, Kepala BBPPKS Padang, Nuryadi, menjelaskan bahwa setelah MPLS, para siswa akan menjalani proses registrasi ulang dan pemeriksaan kesehatan lanjutan oleh tim medis dari Puskesmas Kecamatan Pauh. Siswa juga akan diperkenalkan dengan para guru, kepala sekolah, wali asrama, serta lingkungan sekolah secara keseluruhan.





Nuryadi menegaskan bahwa SRMP 4 Padang tetap mengacu pada kurikulum nasional. Namun, sistem boarding school yang diterapkan memberikan keunggulan dalam penguatan karakter siswa. Untuk hal ini, pihak sekolah bekerja sama dengan unsur TNI dalam rangka membentuk jiwa kedisiplinan dan cinta Tanah Air.





"Kami ingin anak-anak memiliki jiwa korsa dan nasionalisme yang kuat. Kolaborasi dengan TNI menjadi kunci dalam mendidik mereka secara holistik," kata Nuryadi.





Saat ini, SRMP 4 Padang memiliki total 11 guru, meski belum seluruh mata pelajaran diampu oleh guru khusus. Untuk pelajaran Agama, pihak sekolah masih berkoordinasi dengan Kementerian Agama guna menyiapkan pengajar yang sesuai.





Kepala SRMP 4 Padang, Azizah Batubara, mengungkapkan bahwa para siswa berasal dari 11 kecamatan di Kota Padang. Total siswa yang terdaftar sebanyak 149 orang, meskipun satu siswa telah mengundurkan diri dan segera akan digantikan.





"Kami memiliki tim pengajar yang terdiri dari 11 guru, dua wali asuh, dua wali asrama, satu operator, satu bendahara, dan satu staf tata usaha," jelas Azizah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X