Meski terdapat OPD yang belum maksimal, Rachmad juga mengapresiasi beberapa instansi yang berhasil mencapai atau melampaui target.
Salah satunya adalah Dinas Pariwisata (Dispar) yang berhasil mengumpulkan Rp495 juta dari target Rp400 juta atau 123,75 persen.
Kemudian, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) juga menunjukkan performa tinggi dengan capaian 99,50 persen dari target Rp34 miliar.
“Kinerja seperti ini patut dijadikan contoh. Ini menunjukkan bahwa dengan strategi yang tepat dan optimalisasi digitalisasi, target PAD bisa dicapai bahkan dilampaui,” kata Rachmad.
Dorongan untuk Digitalisasi PAD
Dalam pandangan Komisi II DPRD Kota Padang, digitalisasi menjadi solusi strategis untuk meningkatkan efisiensi pemungutan dan pelaporan PAD.
Rachmad menekankan pentingnya transformasi digital di seluruh OPD, mulai dari sistem layanan, pencatatan, hingga pelaporan keuangan daerah.