Peristiwa ini mulai terungkap setelah anggota keluarga I mencurigai adanya perubahan perilaku serta pernyataan-pernyataan yang dianggap tidak wajar. Kecurigaan tersebut mendorong pihak keluarga untuk melakukan konfrontasi langsung terhadap I dan H.
"Pada awalnya, mereka membantah semua tuduhan. Namun setelah didesak terus-menerus oleh keluarga, akhirnya keduanya mengakui bahwa mereka memiliki hubungan dan telah melakukan tindakan tersebut," kata Yudarman.
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini untuk memastikan apakah terdapat unsur pembunuhan berencana dalam kejadian tersebut. Tim penyidik Polsek Padang Selatan juga akan menggali informasi lebih lanjut mengenai bagaimana proses aborsi itu dilakukan serta apakah ada pihak lain yang terlibat.
"Proses hukum masih berjalan. Kami tengah mengumpulkan bukti dan keterangan tambahan guna menentukan arah penyidikan berikutnya. Hasil penyelidikan akan kami sampaikan setelah semuanya lengkap," tutup Yudarman.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena menyangkut isu sensitif seperti perselingkuhan, aborsi, serta perlindungan terhadap anak. Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan kejadian serupa di lingkungannya. (red)