Suami di Penjara, Istri Diduga Aborsi Diam-diam dengan Selingkuhan di Padang

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Kamis, 12 Juni 2025 | 09:56 WIB
Petugas kepolisian mengamankan pelaku dugaan aborsi di Kecamatan Padang Selatan, Rabu (11/6/2025) malam. (Foto: Dok Polsek Padang Selatan)
Petugas kepolisian mengamankan pelaku dugaan aborsi di Kecamatan Padang Selatan, Rabu (11/6/2025) malam. (Foto: Dok Polsek Padang Selatan)


Sumbardaily.com, Padang – Sebuah kasus dugaan aborsi yang melibatkan pasangan selingkuh mengejutkan warga Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, pada Rabu (11/6/2025) malam. Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan dari masyarakat yang mencurigai adanya praktik ilegal di kawasan pemukiman tersebut.





Kapolsek Padang Selatan, AKP Yudarman Tanjung, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan dua orang terduga pelaku, masing-masing berinisial I dan H. Keduanya diamankan oleh Tim Klewang Polresta Padang usai dilakukan penyelidikan awal terhadap laporan masyarakat.





"Benar, kami menerima laporan adanya dugaan tindakan aborsi. Setelah kami telusuri, informasi itu terbukti akurat dan langsung kami tindaklanjuti di lokasi," ujar Yudarman pada Kamis (12/6/2025).





Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pihak kepolisian, I diketahui merupakan seorang perempuan yang telah bersuami. Namun, suaminya saat ini sedang menjalani masa hukuman di lembaga pemasyarakatan di Padang. Dalam kondisi tersebut, I menjalin hubungan dengan H, pria yang juga tinggal di lingkungan yang sama.





"I dan H diketahui kerap bertemu. Hubungan mereka kemudian berkembang menjadi hubungan di luar batas yang semestinya hingga menyebabkan Indah hamil," jelas Yudarman.





Diduga karena khawatir akan reaksi keluarga maupun masyarakat, keduanya sepakat untuk mengakhiri kehamilan tersebut. Proses melahirkan pun dilakukan secara sembunyi-sembunyi, tanpa keterlibatan tenaga medis maupun keluarga. H turut membantu proses kelahiran yang disebut-sebut terjadi di sebuah tempat tertutup di lingkungan tempat tinggal mereka.





"Dari pengakuan yang kami terima, bayi sempat menunjukkan tanda-tanda kehidupan usai dilahirkan, namun kemudian meninggal. Setelah itu, jenazah bayi dikuburkan diam-diam," ujar Yudarman.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X