Dalam kesempatan yang sama, pimpinan koridor dua rute Pasar Raya – Bungus Teluk Kabung, M. Ajeng, juga berkesempatan menyuarakan aspirasi mengenai Biaya Operasional Kendaraan (BOK).
Menurut Ajeng, BOK merupakan komponen krusial yang memerlukan perhatian khusus dari Pemko Padang untuk memastikan layanan Bus Trans Padang dapat berjalan optimal.
Pertemuan ini menandai langkah konkret Pemko Padang dalam upaya meningkatkan kualitas layanan transportasi publik melalui sinergi dengan para operator Bus Trans Padang.
Dengan mendengarkan secara langsung permasalahan yang dihadapi di lapangan, diharapkan solusi yang dihasilkan dapat efektif meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan Bus Trans Padang sebagai tulang punggung transportasi publik di Kota Padang. (red)