Menjelang akhir masa jabatannya, Sutan Riska menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Dharmasraya, khususnya bagi pihak-pihak yang mungkin belum puas dengan hasil kinerjanya.
"Saya manusia biasa, yang tidak terlepas dari salah dan alpa, mohon maaf yang sebesar-besarnya kalau banyak yang belum sempurna di era kepemimpinan saya," tutupnya dengan rendah hati.
Refleksi sembilan tahun kepemimpinan ini menunjukkan bagaimana dinamika pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan kemampuan manajerial yang baik, tetapi juga kepekaan terhadap aspirasi masyarakat dan keterampilan dalam menjalin relasi dengan pemerintah pusat untuk mengoptimalkan sumber daya yang tersedia. (red)