"Penanganan pandemi Covid-19 dan menjadi kota dengan penanganan Covid terbaik di wilayah Sumatera juga bisa kita raih," ujar Fadly.
Lebih lanjut, dia menyampaikan, pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 telah mengangkat pertumbuhan ekonomi Padang Panjang dari minus 1,44 persen pada 2020 menjadi 4,39 persen pada 2022.
Penanggulangan kemiskinan yang dilakukan secara baik juga membawa Padang Panjang sebagai daerah dengan angka kemiskinan ekstrem nol persen pada 2022.
Di sisi lain, Fadly melanjutkan, juga banyak rintangan yang dihadapi lima tahun terakhir. Di antaranya pandemi Covid-19 yang mengganggu perekonomian, inflasi yang sangat tinggi yang berpengaruh pada keuangan dan pembangunan Kota Padang Panjang.
Meski demikian, dia berharap capaian dalam lima tahun terakhir ini harus dilanjutkan dan tetap berkesinambungan.
"Kiranya Pj Wali Kota dapat mengawal hal tersebut selama masa transisi. Semoga marwah dan martabat Kota Padang Panjang dapat dipertahankan," tutur Fadly. (*/red)