Aspirasi ini disampaikan oleh puluhan pengemudi ojol yang mewakili ribuan pengemudi ojek online di Sumbar.
Sejumlah tuntutan yang disampaikan perwakilan Ojol saat menyampaikan aspirasi ke DPRD Sumbar adalah menolak kenaikan harga BBM, meminta dicabutnya izin aplikator yang tidak mematuhi regulasi.
Lalu pemerataan tarif untuk seluruh aplikator, bentuk payung hukum untuk driver online, wujudkan kesejahteraan sosial bagi driver online, Indonesia serta menolak aplikasi baru yang beroperasi di Sumbar.
Tidak hanya itu, selama 2022 Sekretariat DPRD Sumbar juga meraih sejumlah penghargaan yaitu, penghargaan dari Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah atas adanya layanan Pojok Baca Digital (Pocadi) dan perpustakaan pada gedung parlemen tersebut.
Dengan adanya Pocadi dan Perpustakaan, sekretariat DPRD Sumbar dinilai berkontribusi dalam menyuksukseskan program peningkatan budaya gemar membaca pemerintah daerah.
“Terimakasih atas penghargaan yang diberikan Gubernur kepada sekretariat DPRD Sumbar, keberadaan Pocadi dan perpustakaan merupakan komitmen untuk menyuksukseskan program pemerintah daerah dalam meningkatkan budaya gemar membaca. Tidak hanya itu, Pocadi dan Perpustakaan merupakan bentuk pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” ujar Raflis.
Sekretariat DPRD Sumbar, juga masuk lima besar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terinovatif pada ajang Anugrah Inovasi Daerah dan Pelayanan Prima Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar.