Dosen Unand Bantu Kelompok Tani Baramban Saiyo Kembangkan Produk Turunan Sayuran Sehat

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 19 Desember 2022 | 00:45 WIB
Kelompok Tani Baramban Saiyo saat mengolah sayuran sehat cabai menjadi samba lado goreng dan saos sambal. (Foto: Istimewa)
Kelompok Tani Baramban Saiyo saat mengolah sayuran sehat cabai menjadi samba lado goreng dan saos sambal. (Foto: Istimewa)
Megathrust Mentawai, Sejarah, Potensi Gempa dan Tsunami



Selain pembuatan dan pengolahan, Kelompok Tani Baramban Saiyo juga dilatih membuat packaging, pelabelan, pengurusan sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).





Usung Brand Baiyo





-
Produk sayuran sehat cabai setelah diolah menjadi sambal lado goreng dan saos sambal dengan brand Baiyo. (Foto: Istimewa)




Menurut Welya, brand samba lado goreng dan saos sambal dari olahan cabai produk sayuran sehat bersertifikat prima 3 ini diberi nama Baiyo.





“Setelah pengolahan dan pelabelan, harganya jadi naik. Sempat ada orderan dari Kementerian Agama tapi karena Covid-19 ngga jadi,” ungkap Welya.





“Terus pascacovid dapat orderan lagi. Salah satunya jadi oleh-oleh khas dari Agam. Orderan langsung ke kelompok tani,” tambah Welya.





Sistem pemasarannya dibantu oleh Badan Usaha Milik Nagari (Bumnag) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam.






Baca Juga:


Wagub Sumbar Antarkan Langsung Insentif Guru di Mentawai Pakai Jetski




“Saat ini target pasarnya ke kampus-kampus, itu udah ada kemungkinan pasar karena brand-nya sambal lado goreng. Ke restoran dan pusat oleh-oleh juga,” ungkap Welya.
Lebih lanjut Welya berharap, Kelompok Tani Baramban Saiyo terus





Menurut Welya, nama brand-nya Baiyo. Sistem pemasarannya dibantu oleh Badan usahanya Milik Nagari (Bumnag) dan Pemerintah Kabupaten Agam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X