opini

Berani Jujur Hebat

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:59 WIB
Pemasangan spanduk bertuliskan Berani Jujur Hebat di Gedung KPK. (Foto: The Jakarta Post)




Cara pandang ini tentu penting, tetapi tidak sepenuhnya lengkap.





Korupsi tidak hanya lahir dari kelemahan karakter pribadi. Korupsi juga bisa tumbuh dari sistem pengawasan yang lemah, konflik kepentingan, budaya organisasi yang permisif, hingga tata kelola yang buruk, kan?





Seseorang yang jujur dapat saja bekerja di dalam sistem yang justru menghukum kejujuran itu sendiri. Ini racunnya!





Tidak sedikit berita pelapor pelanggaran menghadapi tekanan, mutasi jabatan, intimidasi, bahkan pengucilan sosial. Dalam situasi seperti itu, hubungan antara keberanian, kejujuran, dan kehebatan tidak selalu berjalan seindah slogan.





Kadang-kadang urutannya justru menjadi berani, jujur, be-risiko!





Namun mungkin memang bukan tugas slogan untuk menjelaskan seluruh kerumitan dunia nyata, bukan? (*)





Penulis Muhardis (Pemerhati Bahasa)


Halaman:

Tags

Terkini

Gunung dan Wisata Masa Depan

Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Jembatan Cinta-nya Rasuna Said

Senin, 3 Agustus 2026 | 20:18 WIB

Berani Jujur Hebat

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:59 WIB

Nestapa Perundungan di Sekolah

Selasa, 28 Juli 2026 | 10:30 WIB

Lautaro Martínez dan Dua Asis Messi

Kamis, 16 Juli 2026 | 20:09 WIB

Meluruskan Kesalahan Fatal Jam Gadang

Sabtu, 6 Juni 2026 | 18:14 WIB