opini

Meluruskan Kesalahan Fatal Jam Gadang

Sabtu, 6 Juni 2026 | 18:14 WIB
Khairul Jasmi (Foto: Istimewa)


Soal Djam Gedang atau Jam Gadang, setelah usianya 100 tahun, mulailah dengan yang pasti-pasti saja. Jika tak pasti, jangan disampaikan juga lagi, ditertawakan orang kita nanti. Termasuk pengelola web Bukittinggi Kota Wisata, seperti tak belajar sejarah saja.





Minimal tiga hal kerap salah diceritakan tentang Jam Gadang. Pertama, mesin jamnya yang konon hanya dua di dunia. Salah, Soal angka IIII yang dikira keliru. Juga salah. Dan, bangunannya yang katanya berdiri tanpa besi dan semen, sangat salah. Ketiganya bisa diuji. Berikut duduk perkaranya.





Satu: Mesin Jam, Bukan Cuma Dua di Dunia





Beredar cerita, mesin jam sejenis hanya ada dua di dunia. Pertama Jam Gadang di Bukittinggi, kedua Big Ben di London. Tahu nanti Raja Inggris, dijajahnya kita sekali lagi, siapa yang bertanggung jawab. Yang di Bukittinggi dibuat di Jerman, yang London dibuat di Inggris. Ciek NPM, ciek lai ANS. Beda tu mah, Pak Wali.





Tak percaya? Ini buktinya:





Pabrik pembuat mesin Jam Gadang bernama B. Vortmann, di kota Recklinghausen, Jerman. Berdiri pada 1851, tutup 1967. Seratus enam belas tahun aktif pabrik tersebut. Masak duo se nyo buek? Yang ketidak-tidak saja. Keliru kuadrat.





Pabrik ini bukan tukang jam biasa. Ia pabrik jam menara, pemasok gereja dan bangunan publik di Jerman, lalu meluas ke berbagai negeri Eropa. Selama lebih seabad, mustahil hanya membuat dua jam. Bahkan ia membuat lonceng: koran Haagsche courant di Den Haag edisi 20 Oktober 1928 memuat siaran radio Jerman yang memperdengarkan permainan carillon empat belas lonceng perunggu buatan pabrik B. Vortmann di Recklinghausen. Riwayat pabrik ini pun dibukukan di Jerman oleh Ilse Reimold dan Josef Schröer.





Jejaknya masih terekam dalam catatan gereja dan arsip warisan budaya di Jerman dan Belanda sampai hari ini. Saya ambilkan beberapa saja untuk bukti:


Halaman:

Tags

Terkini

Gunung dan Wisata Masa Depan

Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Jembatan Cinta-nya Rasuna Said

Senin, 3 Agustus 2026 | 20:18 WIB

Berani Jujur Hebat

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:59 WIB

Nestapa Perundungan di Sekolah

Selasa, 28 Juli 2026 | 10:30 WIB

Lautaro Martínez dan Dua Asis Messi

Kamis, 16 Juli 2026 | 20:09 WIB

Meluruskan Kesalahan Fatal Jam Gadang

Sabtu, 6 Juni 2026 | 18:14 WIB