opini

Mengapa Perempuan Bersuami Bisa Terjebak dalam Affair Emosional?

Jumat, 22 Mei 2026 | 04:15 WIB
Ilustrasi Selingkuh (Foto: Freepik.com)




Bukan karena duda selalu lebih baik. Tapi karena ia datang dengan bahasa yang terasa dewasa. Ia tahu kapan mendengar. Ia tahu kapan diam. Ia tahu bagaimana membuat perempuan merasa tidak harus menjelaskan terlalu banyak.





Kalau berondong memberi rasa muda, duda memberi rasa dipahami. Dan buat perempuan yang sudah terlalu lama capek secara batin, dipahami kadang terasa lebih intim daripada disentuh. Dalam psikologi hubungan, ini dekat dengan pola emotional deprivation.





Seseorang tidak selalu mencari orang baru karena pasangannya buruk. Kadang ia mencari versi dirinya yang hilang di dalam pernikahan.





Review psikologi tentang infidelity menunjukkan perselingkuhan sering berkaitan dengan ketidakpuasan relasi, kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi, kesempatan, dan dinamika attachment. Lalu suami orang.





Ini yang paling gelap. Karena suami orang sering terasa “aman” justru karena sama-sama tidak bebas. Ada kesepakatan diam-diam, kita sama-sama punya rumah. Kita sama-sama punya rahasia. Kita sama-sama tidak boleh menuntut terlalu jauh.





Hubungan seperti ini sering kelihatan terkendali di awal. Tidak banyak drama. Tidak perlu dikenalkan ke keluarga. Tidak perlu ditanya masa depan. Tapi justru karena sama-sama punya sesuatu untuk disembunyikan, ikatannya bisa makin candu.





Rahasia itu bikin adrenalin. Rasa bersalah bikin hubungan terasa intens. Dan intensitas sering disalahpahami sebagai cinta.


Halaman:

Tags

Terkini

Gunung dan Wisata Masa Depan

Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Jembatan Cinta-nya Rasuna Said

Senin, 3 Agustus 2026 | 20:18 WIB

Berani Jujur Hebat

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:59 WIB

Nestapa Perundungan di Sekolah

Selasa, 28 Juli 2026 | 10:30 WIB

Lautaro Martínez dan Dua Asis Messi

Kamis, 16 Juli 2026 | 20:09 WIB

Meluruskan Kesalahan Fatal Jam Gadang

Sabtu, 6 Juni 2026 | 18:14 WIB