opini

Adab yang Disalahpahami, Akar Feodalisme dalam Pendidikan Indonesia

Selasa, 3 Februari 2026 | 19:59 WIB
Ilustrasi feodalisme. (Dok. Istimewa)


Oleh: Perdinal, S.Pd.I
Pendidik Pendidikan Agama Islam





Salah satu persoalan mendasar dalam dunia pendidikan Indonesia yang sering luput dari perhatian serius adalah feodalisme intelektual.





Ia tidak hadir dalam bentuk aturan tertulis, tetapi hidup dan mengakar kuat dalam praktik sehari-hari, seperti di ruang kelas, kampus, hingga birokrasi pendidikan. Ironisnya, feodalisme ini kerap dilindungi oleh satu istilah yang terdengar mulia, adab.





Dalam banyak kasus, keberanian murid atau mahasiswa untuk bertanya, mengkritik, atau menyampaikan pandangan berbeda justru dianggap sebagai bentuk ketidakpatuhan, bahkan dicap tidak beradab.





Padahal, jika ditelaah secara jujur, yang sedang dipertahankan bukanlah adab, melainkan struktur kuasa feodal yang anti-kritik dan anti-dialog.





Feodalisme: Ketika Status Mengalahkan Kebenaran





Feodalisme dalam pendidikan tampak ketika kebenaran ditentukan oleh siapa yang berbicara, bukan oleh apa yang dibicarakan.


Halaman:

Tags

Terkini

Gunung dan Wisata Masa Depan

Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Jembatan Cinta-nya Rasuna Said

Senin, 3 Agustus 2026 | 20:18 WIB

Berani Jujur Hebat

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:59 WIB

Nestapa Perundungan di Sekolah

Selasa, 28 Juli 2026 | 10:30 WIB

Lautaro Martínez dan Dua Asis Messi

Kamis, 16 Juli 2026 | 20:09 WIB

Meluruskan Kesalahan Fatal Jam Gadang

Sabtu, 6 Juni 2026 | 18:14 WIB