Turki sekitar 200 ribu mahasiswa asing pada 2022, dengan program beasiswa Turkiye Burslari yang sangat agresif.
Sementara Maroko lebih dari 20 ribu mahasiswa asing, dengan daya tarik utama studi hadis, tasawuf, dan peradaban Islam di dunia Arab–Afrika.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa potensi Indonesia masih besar untuk dikembangkan.
Jika Indonesia mampu menghadirkan program studi Islam yang khas, jumlah mahasiswa asing bisa ditingkatkan secara signifikan.
Manfaat Ekonomi dari Mahasiswa Asing
Kedatangan mahasiswa asing tidak hanya berdampak pada reputasi akademik, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi langsung dan tidak langsung, antara lain:
Kontribusi finansial: biaya kuliah, asrama, dan kehidupan sehari-hari mahasiswa asing berputar di masyarakat lokal.