opini

Membangun Jembatan Komunikasi yang Kuat dalam Bimbingan Akademik

Jumat, 23 Mei 2025 | 20:10 WIB
Dosen Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Andalas (Unand), Dr Ernita Arif, M.Si. (Dok. Pribadi)




Proses bimbingan akademik sejatinya adalah ruang belajar dua arah. Mahasiswa tidak hanya belajar menulis dan meneliti, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang komunikatif, sopan, dan tangguh.





Menyusun pesan dengan baik, memahami waktu yang pantas untuk menghubungi dosen, serta menjaga kesinambungan komunikasi adalah bagian dari kedewasaan akademik yang tak tertulis di silabus.





Mahasiswa perlu menyadari bahwa setiap pesan yang dikirim bukan hanya untuk bertanya, tetapi juga mencerminkan sikap dan karakter.





Gunakan bahasa yang jelas, sopan, dan penuh empati. Jangan hanya menghubungi saat terdesak. Bangunlah hubungan komunikasi yang konsisten dan saling menghargai.





Namun, refleksi ini juga perlu diarahkan kepada para dosen. Tidak sedikit kasus di mana pesan mahasiswa dibiarkan tanpa jawaban selama berhari-hari, bahkan berminggu-minggu.





Mungkin karena lalai, sibuk, atau bahkan enggan membalas. Namun perlu disadari bahwa bagi mahasiswa, tidak adanya respons bisa berarti kehilangan arah, kehilangan semangat, bahkan kehilangan rasa percaya diri.





Sebagai pembimbing, kita dituntut tidak hanya menguasai bidang keilmuan, tetapi juga menjadi teladan dalam etika komunikasi akademik.


Halaman:

Tags

Terkini

Gunung dan Wisata Masa Depan

Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Jembatan Cinta-nya Rasuna Said

Senin, 3 Agustus 2026 | 20:18 WIB

Berani Jujur Hebat

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:59 WIB

Nestapa Perundungan di Sekolah

Selasa, 28 Juli 2026 | 10:30 WIB

Lautaro Martínez dan Dua Asis Messi

Kamis, 16 Juli 2026 | 20:09 WIB

Meluruskan Kesalahan Fatal Jam Gadang

Sabtu, 6 Juni 2026 | 18:14 WIB