Apabila Ibu/Bapak berkenan, mohon kiranya dapat menjadwalkan waktu bimbingan dalam waktu dekat sesuai ketersediaan Ibu/Bapak.
Terima kasih atas perhatian dan bimbingan Ibu/Bapak selama ini.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Hormat saya,
[Nama Mahasiswa]
NIM: [NIM Anda]
Pesan seperti ini menunjukkan sikap hormat dan keseriusan, serta memudahkan dosen dalam merespons.
Selain memperhatikan isi dan tujuan pesan, mahasiswa juga perlu berhati-hati dalam memilih kata-kata agar tidak terkesan mendesak atau memaksa dosen. Kalimat seperti “Apakah draf saya sudah Bapak/Ibu baca?” atau “Apakah masih ada yang perlu ditambahkan atau diperbaiki?” sering kali terdengar seperti menodong, meskipun mungkin tidak dimaksudkan demikian.
Pesan dengan nada seperti ini berisiko menimbulkan kesan kurang hormat, tergesa-gesa, atau bahkan mengabaikan waktu dan kesibukan dosen. Akibatnya, pesan tersebut bisa saja lambat direspons, atau dalam beberapa kasus, diabaikan sama sekali.