Grooming: Ketika Relasi Tampak Sukarela, Padahal tidak Setara

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 13 Januari 2026 | 21:18 WIB
Ilustrasi ibu dan anak. (Dok. Pixabay)
Ilustrasi ibu dan anak. (Dok. Pixabay)


Oleh: Tiara Yulanda, S.H.I
Praktisi Hukum Keluarga





Belakangan, publik kembali dihadapkan pada kisah-kisah pengakuan tentang relasi emosional yang dialami seseorang sejak usia remaja dengan pihak yang jauh lebih dewasa.





Fenomena ini membuka ruang diskusi penting mengenai grooming, sebuah pola relasi manipulatif yang sering kali disamarkan sebagai hubungan cinta yang “suka sama suka”.





Grooming bukan sekadar persoalan pelanggaran norma usia. Ia merupakan proses sistematis di mana seseorang yang lebih dewasa, lebih berpengalaman, dan memiliki posisi kuasa membangun kedekatan emosional secara bertahap, hingga korban merasa bergantung secara psikologis.





Dalam banyak kasus, korban tidak menyadari bahwa dirinya sedang dimanipulasi, karena relasi tersebut dibungkus dengan perhatian, janji, dan pengakuan emosional.





Di sinilah letak bahayanya. Relasi grooming sejak awal tidak pernah setara, meskipun secara lahiriah tampak sukarela. Ketimpangan usia, kematangan berpikir, dan kuasa emosional membuat persetujuan korban tidak dapat dipahami sebagai kehendak bebas yang utuh.





Grooming dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Gunung dan Wisata Masa Depan

Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Jembatan Cinta-nya Rasuna Said

Senin, 3 Agustus 2026 | 20:18 WIB

Berani Jujur Hebat

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:59 WIB

Nestapa Perundungan di Sekolah

Selasa, 28 Juli 2026 | 10:30 WIB

Lautaro Martínez dan Dua Asis Messi

Kamis, 16 Juli 2026 | 20:09 WIB

Meluruskan Kesalahan Fatal Jam Gadang

Sabtu, 6 Juni 2026 | 18:14 WIB
X