berita

Rachmad Wijaya: Sisa Waktu 2026 Makin Sempit, PAD Padang Masih Kurang Rp278 Miliar

Senin, 19 Oktober 2026 | 21:42 WIB
Ketua Komisi II DPRD Padang, Rachmad Wijaya. (Dok. Tim RWJ)


Sumbardaily.com - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang baru mencapai 73,22 persen hingga 16 Oktober 2026. Dari target sekitar Rp1,04 triliun dalam APBD Perubahan 2026, penerimaan yang berhasil dikumpulkan pemerintah daerah tercatat Rp761,61 miliar. Dengan demikian, masih ada sekitar Rp278,53 miliar yang perlu dikejar hingga akhir tahun.





Capaian tersebut menjadi perhatian Ketua Komisi II DPRD Kota Padang dari Fraksi Gerindra, Rachmad Wijaya. Ia menilai kondisi ini perlu menjadi bahan evaluasi Pemerintah Kota (Pemko) Padang, terutama untuk mengidentifikasi sumber pendapatan yang belum memberikan kontribusi optimal terhadap penerimaan daerah.





Besarnya sisa target PAD membuat pemerintah daerah perlu memperhatikan perkembangan setiap komponen pendapatan.





Pasalnya, capaian penerimaan daerah tidak hanya ditentukan oleh pajak, tetapi juga retribusi serta sumber pendapatan lain yang masuk dalam struktur PAD.





Dari sejumlah komponen PAD Kota Padang, pajak daerah menjadi penyumbang penerimaan terbesar. Hingga 16 Oktober 2026, realisasi pajak tercatat Rp589,90 miliar atau 72,06 persen dari target Rp818,60 miliar.





Angka tersebut menyisakan kekurangan sekitar Rp228,70 miliar yang perlu dikejar sampai penghujung 2026.





Capaian ini menunjukkan bahwa penerimaan pajak masih menjadi salah satu pekerjaan utama pemerintah daerah dalam mendekati target PAD yang telah ditetapkan.


Halaman:

Tags

Terkini