berita

MUI Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Singgung Dukungan terhadap Israel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:07 WIB
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menolak rencana penyelenggaraan konser penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, di Indonesia. (Foto: Andrea Bocelli)




Ketiga, MUI meminta pemerintah tetap konsisten mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia yang tidak terafiliasi dengan Zionis Israel. Upaya tersebut dinilai sebagai bagian dari menjaga kedaulatan ekonomi dan kebudayaan nasional.





Keempat, MUI meminta Andrea Bocelli dan seluruh pihak terkait memahami serta menghormati keputusan tersebut. MUI juga berharap tidak ada pandangan yang dinilai kontraproduktif terhadap sikap yang telah disampaikan.





Pernyataan itu ditutup dengan penegasan bahwa sikap MUI diambil demi kemaslahatan bersama. Dokumen tersebut ditandatangani atas nama Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia di Jakarta pada 13 Oktober 2026, bertepatan dengan 3 Jumadil Awal 1448 Hijriah.





Cholil Nafis: Bukan Anti Seni, tetapi Harus Berpijak pada Kemanusiaan





Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat periode 2025–2030, K.H. Muhammad Cholil Nafis, turut menyampaikan pandangannya mengenai persoalan tersebut melalui unggahan Instagram.





Cholil Nafis, yang juga menjabat Ketua Badan Pengurus Dewan Syariah Nasional MUI (DSN-MUI), menegaskan bahwa sikap menolak pihak yang mendukung penjajahan bukan berarti menentang seni.





“Bukan anti seni tapi harus berdiri di atas nilai2 kemanusiaan. Indonesia berkomitmen anti penjajajahan dan harus dihapuskan dari muka bumi. Inilah komitmen UUD1945 Indonesia,” tulis Cholil Nafis dalam unggahannya, dikutip Minggu (18/10/2026).





Ia juga menegaskan bahwa pihak yang mendukung penjajahan tidak seharusnya memperoleh ruang untuk berkegiatan dan berekspresi di Indonesia.


Halaman:

Tags

Terkini