Di tengah rasa lelah dan keraguan, Deni memilih mengingat kembali tanggung jawab yang telah diambilnya. Dia menyadari masih banyak hal yang harus dipelajari, tetapi berusaha menjadikan setiap persoalan sebagai bagian dari proses menjalankan tugas.
"Nggak. Gue nggak boleh kalah sama keadaan. Gue nggak boleh kalah sama hidup," tulis Deni menutup refleksinya.
Tulisan itu menjadi gambaran personal tentang sisi lain seorang pengelola klub sepak bola profesional: seseorang yang dituntut mengambil keputusan penting dan menjaga organisasi tetap berjalan, tetapi juga harus berjuang menghadapi kelelahan, rasa takut gagal, serta keraguan terhadap dirinya sendiri. (*)