berita

Pengakuan Jujur GM Semen Padang FC Deni Sulton: Di Balik Layar Kebanggaan Ada Momen Ingin Menyerah

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:07 WIB
GM Semen Padang FC Deni Sulton. (Foto: Ig Deni Sulton)



Pada aspek teknis, Deni terkadang harus kembali mempelajari ketentuan ketat FIFA mengenai status, kontrak, dan registrasi pemain. Seluruh urusan itu menuntut ketelitian karena berkaitan dengan operasional dan keberlangsungan klub.





Di tengah banyaknya persoalan tersebut, dia merasa harus tetap tenang dan mengambil tanggung jawab atas berbagai keputusan yang dibuat.





Deni pun mengakui dirinya masih harus belajar mengendalikan emosi dan ego. Dalam beberapa keadaan, dia merasa reaksinya masih berlebihan, sementara kenyataan di lapangan jauh lebih rumit daripada gambaran awal yang dibayangkan.





Awalnya, dia berharap dapat membangun sistem kerja yang santai dan menyenangkan. Namun, dalam praktiknya, pengelolaan klub justru mempertemukannya dengan intrik, benturan kepentingan, dan persoalan yang datang silih berganti.





Memilih Bertahan di Tengah Keraguan





Di penghujung perenungannya, Deni kembali mempertanyakan besarnya kecintaan terhadap sepak bola yang membuatnya bertahan meski harus menghadapi tekanan berat.





Dia menyadari bahwa dirinya terkadang terlalu keras terhadap tubuh sendiri. Namun, di sisi lain, dia juga mempertanyakan apakah harus menyerah ketika orang lain mampu melewati tantangan serupa.





Bagi Deni, meninggalkan tanggung jawab yang sudah dipilih bukanlah jawaban yang ingin diambilnya. Dia tidak ingin kalah hanya karena keadaan menjadi lebih sulit daripada perkiraan awal.





Pengakuan tersebut memperlihatkan bahwa perjuangan mengelola Semen Padang FC bukan semata-mata berkaitan dengan target pertandingan atau ambisi kembali ke Liga 1. Ada pula pekerjaan besar di balik layar yang menuntut konsistensi, pengendalian diri, dan kesiapan menghadapi tekanan setiap hari.

Halaman:

Tags

Terkini