Imbauan tersebut penting diperhatikan karena proses pembersihan material longsoran dan pemulihan badan jalan masih berlangsung di sejumlah titik. Penerapan sistem buka-tutup juga membuat kendaraan harus mengikuti pengaturan arus lalu lintas di lokasi tertentu.
"Untuk pengguna jalan yang akan melintasi jalur ini, tetap berhati-hati, kurangi kecepatan, dan ikuti arahan petugas di lapangan," tulis keterangan BPJN Sumbar yang dikutip dari Instagram BPJN Sumbar, Jumat (16/10/2026).
Informasi kondisi terbaru tersebut menjadi acuan bagi masyarakat yang hendak bepergian melalui jalur Tapan menuju batas Jambi maupun sebaliknya. Pengendara perlu mengantisipasi kemungkinan perlambatan perjalanan, terutama saat melewati titik yang masih menerapkan sistem satu lajur buka-tutup.
Dengan penanganan yang terus dilakukan, BPJN Sumbar berupaya memulihkan akses jalan nasional yang terdampak longsor di Kabupaten Pesisir Selatan. Meski sejumlah titik sudah dapat dilalui dua lajur, kewaspadaan tetap diperlukan hingga penanganan di seluruh lokasi selesai. (*)