Petugas terus bekerja membersihkan timbunan material longsor yang mengganggu akses kendaraan. Penanganan juga diarahkan untuk memulihkan kondisi badan jalan sehingga perjalanan masyarakat yang melintasi jalur tersebut bisa berlangsung lebih lancar.
Pengerahan alat berat menjadi bagian dari upaya BPJN Sumbar menangani dampak bencana pada ruas Jalan Nasional Tapan-batas Jambi. Selama proses berlangsung, pengaturan lalu lintas tetap diperlukan, terutama di titik yang baru bisa dilalui melalui satu lajur secara bergantian.
Penanganan Longsor di Sejumlah Titik
Dokumentasi penanganan menunjukkan pekerjaan dilakukan di beberapa titik pada ruas Tapan-batas Jambi. Salah satunya berada di KM 228+100, yang menjadi lokasi pembersihan material longsoran sekaligus pemulihan badan jalan.
Penanganan juga dilakukan di KM 228+400. Pada titik ini, pekerjaan mencakup penanganan longsor dan pohon tumbang yang tercatat terjadi sejak Sabtu (10/10/2026).
Selain itu, petugas melakukan pembersihan material longsoran tebing jalan di KM 223+450. Pekerjaan di titik tersebut menjadi bagian dari rangkaian penanganan untuk mengurangi gangguan terhadap akses kendaraan di jalur nasional itu.
Kondisi setiap titik tidak sepenuhnya sama. Beberapa lokasi telah memungkinkan kendaraan melintas melalui dua lajur, sedangkan lokasi lainnya masih membutuhkan pengaturan satu lajur buka-tutup selama proses penanganan berlangsung.
Karena itu, pengendara yang melewati ruas tersebut perlu menyesuaikan kecepatan dan memperhatikan arahan petugas. Pengguna jalan juga diharapkan tidak memaksakan perjalanan ketika kondisi di lapangan mengharuskan kendaraan melintas secara bergantian.
Pengendara Diminta Berhati-hati
BPJN Sumbar mengingatkan masyarakat yang akan melintasi Jalan Nasional Tapan-batas Jambi agar tetap berhati-hati. Pengendara diminta mengurangi kecepatan serta mengikuti instruksi petugas yang berada di lokasi penanganan.