ASN, katanya, diharapkan aktif mencari kesempatan belajar, termasuk melalui berbagai sumber pembelajaran mandiri yang dapat dimanfaatkan di luar kegiatan pelatihan formal.
Pengembangan kompetensi tidak hanya berkaitan dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pegawai.
Di lingkungan Pemko Padang, aspek tersebut juga menjadi salah satu indikator penting dalam sistem manajemen talenta ASN.
Pemenuhan kompetensi turut menentukan pemetaan posisi pegawai dalam talent box melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Talenta (Simata) Kota Padang.
"Dengan demikian, upaya meningkatkan kapasitas diri menjadi bagian penting dalam mendukung pengelolaan dan pengembangan aparatur di lingkungan pemerintah daerah," kata Diane.
BKPSDM Kota Padang mencakup tiga aspek utama dalam pengembangan kompetensi ASN, yakni kompetensi teknis, kompetensi manajerial serta kompetensi sosial kultural.
Kompetensi teknis meliputi aspek struktural maupun fungsional. Sementara itu, kompetensi manajerial dan sosial kultural menjadi bagian lain yang perlu dipenuhi untuk mendukung kapasitas aparatur secara menyeluruh.
Pemenuhan ketiga aspek tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur sesuai dengan kebutuhan organisasi.