berita

52 Ribu Bibit Ikan Disalurkan ke Pembudidaya Terdampak Bencana di Solok

Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:09 WIB




Syefdinon menyebut sejumlah pihak yang berpotensi menjadi pembeli hasil budidaya ikan masyarakat. Mereka antara lain Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), lembaga pemasyarakatan, sekolah kedinasan, hotel, dan rumah makan.





Keterhubungan antara pembudidaya dan calon pembeli tersebut diharapkan dapat membantu pemasaran hasil panen. Dengan akses pasar yang lebih luas, pembudidaya diharapkan memiliki peluang lebih baik untuk menyalurkan hasil produksinya.





“Ekosistem pemasarannya sedang kita bangun. Jika ini berjalan, pembudidaya akan memiliki akses pasar yang lebih luas dan kepastian serapan hasil panen,” ujarnya.





Upaya membangun jaringan pemasaran itu menjadi bagian dari pengembangan sektor perikanan budidaya yang disiapkan DKP Sumbar. Selain dukungan berupa bibit, pakan, dan fasilitas budidaya, akses terhadap calon pembeli menjadi salah satu aspek yang diperhatikan agar usaha masyarakat dapat terus berjalan.





Pembudidaya di Padang Belimbing Apresiasi Bantuan





Salah seorang penerima bantuan, M. Fajar Yatim, mengapresiasi perhatian Pemprov Sumbar kepada pembudidaya yang terdampak bencana. Menurutnya, bantuan bibit ikan tersebut dapat membantu masyarakat di kawasan Padang Belimbing untuk bangkit dan kembali mengembangkan usaha budidaya.





Bantuan itu diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para pembudidaya untuk memulai kembali kegiatan usaha mereka. Pemulihan usaha perikanan dinilai penting bagi masyarakat yang menggantungkan penghidupan pada kegiatan budidaya ikan.





“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur atas bantuan bibit ini. Mudah-mudahan kami bisa segera bangkit dan usaha budidaya kami kembali maju,” tuturnya. (*)


Halaman:

Tags

Terkini