berita

Limbah Dapur MBG Bikin Ikan Mati, Wako Padang Panjang Minta Pengawasan SPPG Diperketat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:05 WIB
Rapat Koordinasi Satgas MBG Padang Panjang bersama Forkopimda di Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (9/10/2026). (Foto: Kominfo Padang Panjang)


Sumbardaily.com - Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis meminta inspeksi mendadak (sidak) dilakukan secara rutin terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).





Pengawasan diperketat untuk memastikan kebersihan dapur, kualitas makanan, hingga pengelolaan limbah setelah muncul laporan limbah dapur masuk ke kolam ikan dan menyebabkan ikan mati.





Permintaan tersebut disampaikan Hendri dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) MBG bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (9/10/2026).





Hendri menegaskan, setiap dapur SPPG harus memenuhi standar kebersihan dan menjalankan proses pengolahan makanan sesuai ketentuan. Pengelola juga diminta memperhatikan dampak lingkungan dari kegiatan operasional dapur agar tidak menimbulkan masalah bagi masyarakat sekitar.





“Saya berharap sidak wajib dilakukan. Dapur harus steril, karena kunci makanan sehat atau tidak itu ada pada dapurnya,” tegas Hendri.





Menurutnya, pengawasan tidak bisa hanya bergantung pada laporan administratif. Satgas MBG bersama pengelola SPPG perlu lebih sering melakukan pemeriksaan langsung untuk memastikan kondisi dapur dan proses penyediaan makanan sesuai standar yang ditetapkan.





“Kita harus memastikan dapurnya bersih dan kualitas makanannya terjaga, karena makanan ini untuk generasi muda kita ke depan,” ujarnya.


Halaman:

Tags

Terkini