berita

UMKM Sumbar Dapat Dukungan Rp115 Miliar, 10 Persen Ditargetkan Naik Kelas

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 22:04 WIB
Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Bukittinggi, Jumat (9/10/2026). (Foto: Pemko Payakumbuh)




Dari sisi pembiayaan, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sumatera Barat mencapai hampir Rp8 triliun pada 2025. Pada 2026, realisasi penyalurannya bergerak mendekati Rp6,5 triliun.





"UMKM harus terus kita perkuat karena menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat. Legalitas, permodalan, dan akses pasar perlu berjalan bersama agar usaha mereka semakin berkembang," tegas Mahyeldi.





Pemprov Sumbar juga mendorong penggunaan produk lokal dalam belanja pemerintah. Selain itu, pemerintah memfasilitasi sertifikasi halal dan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk mendukung pengembangan serta perlindungan produk UMKM.





Pemerintah provinsi turut menyiapkan perluasan pasar ekspor ke Malaysia dan negara-negara anggota lingkar Samudra Hindia atau Indian Ocean Rim Association (IORA) pada 2027 mendatang.





Gambir Sumbar dibidik tembus Rp100 ribu per kilogram





Salah satu komoditas yang menjadi perhatian Mahyeldi adalah gambir. Komoditas unggulan Sumatera Barat tersebut memiliki permintaan tinggi dari Tiongkok, dengan kebutuhan mencapai 5.000 ton per tahun.





Untuk meningkatkan nilai jualnya, Pemprov Sumbar bekerja sama dengan akademisi dan perusahaan daerah guna memperbaiki kualitas gambir, terutama kadar katekin yang terkandung di dalamnya.





"Kita bekerja sama dengan akademisi dan perusahaan daerah untuk meningkatkan kualitas gambir, terutama kadar katekin supaya harga jualnya bisa Rp100.000 per kilogramnya," pungkas Gubernur.


Halaman:

Tags

Terkini