Kolaborasi lintas instansi terus dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan di kawasan Arosuka. Dengan Jembatan Bailey yang kini sudah dapat dilalui kendaraan hingga batas 10 ton, mobilitas masyarakat di jalur terdampak dapat kembali berjalan secara bertahap.
Pembersihan badan jalan, bahu jalan, dan drainase juga terus dilanjutkan untuk memastikan fungsi infrastruktur kembali normal. Penanganan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi di lapangan agar kawasan terdampak dapat segera kembali mendukung aktivitas masyarakat.
Melalui penanganan yang dilakukan secara bersama-sama tersebut, dampak galodo di Arosuka diupayakan dapat segera ditangani. Pembukaan akses dan pemulihan infrastruktur menjadi bagian penting agar aktivitas masyarakat di kawasan terdampak dapat berangsur pulih. (*)