Jembatan Bailey 15 Meter Dibuka, Akses Pascagalodo Arosuka Solok Kembali Terhubung

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 29 September 2026 | 07:09 WIB
Akses masyarakat di kawasan terdampak galodo Arosuka, Kabupaten Solok, mulai kembali terbuka setelah Jembatan Bailey sepanjang 15 meter dapat dilalui kendaraan. (Foto: BPJN Sumbar)
Akses masyarakat di kawasan terdampak galodo Arosuka, Kabupaten Solok, mulai kembali terbuka setelah Jembatan Bailey sepanjang 15 meter dapat dilalui kendaraan. (Foto: BPJN Sumbar)


Sumbardaily.com - Akses masyarakat di kawasan terdampak galodo Arosuka, Kabupaten Solok, mulai kembali terbuka setelah Jembatan Bailey sepanjang 15 meter dapat dilalui kendaraan. Infrastruktur darurat tersebut menjadi bagian dari percepatan pemulihan jalur yang sebelumnya terganggu akibat material galodo menyumbat saluran air.





Penanganan pascabencana di Arosuka dilakukan melalui kolaborasi sejumlah instansi. Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di ruas Pintu Angin-Labuh Saiyo. Material galodo yang menutup box culvert membuat aliran air terhambat sehingga badan jalan perlu ditangani agar fungsi drainase dapat kembali berjalan.





BWS Sumatera V Padang kemudian melakukan pembongkaran dan pemotongan badan jalan untuk membuka kembali jalur aliran air yang tersumbat material bencana.





Di sisi lain, untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap dapat berlangsung, BPJN Sumatera Barat bersama Dinas BMCKTR memasang Jembatan Bailey dengan bentang 15 meter.





Berdasarkan informasi yang dikutip dari BPJN Sumbar Selasa (29/9/2026), Jembatan Bailey tersebut sudah dapat digunakan kendaraan sejak 28 September 2026. Namun, terdapat pembatasan beban kendaraan yang melintas, yakni maksimal 10 ton.





"Pembukaan jembatan tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam penanganan dampak galodo karena akses masyarakat dapat kembali digunakan, " tulis keterangan BPJN Sumbar.





Pemulihan jalur juga dilakukan bersamaan dengan pembersihan sejumlah titik yang masih dipenuhi lumpur dan material sisa bencana.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X