berita

331 Hotspot Karhutla Terdeteksi, Sumatera Selatan Naik Jadi 38 Titik

Senin, 28 September 2026 | 12:04 WIB
Ilustrasi karhutla. (Foto: Kemenhut)




Masyarakat Diminta Kurangi Aktivitas di Luar





Masyarakat yang berada di wilayah terdampak diminta mengikuti perkembangan kondisi udara dan arahan dari pemerintah daerah.





Apabila kualitas udara memburuk, masyarakat dianjurkan mengurangi aktivitas di luar ruangan. Masker juga disarankan digunakan apabila masyarakat harus beraktivitas di luar.





Perhatian lebih perlu diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan atau penyakit kronis.





Kemenhut juga mengingatkan dampak karhutla tidak berhenti pada manusia. Kebakaran hutan dapat mengancam satwa liar sekaligus merusak habitat dan sumber pakan mereka.





Kondisi tersebut juga dapat membuat satwa keluar dari kawasan hutan untuk mencari tempat yang lebih aman.





Jika menemukan satwa liar yang keluar dari habitat atau terdampak kebakaran, masyarakat diminta tidak melakukan penanganan sendiri.





Warga diminta menjaga jarak dan mencatat lokasi apabila memungkinkan. Selanjutnya, temuan tersebut dapat dilaporkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) atau petugas kehutanan terdekat agar satwa dapat ditangani secara aman.


Halaman:

Tags

Terkini