Pemantauan PM2,5 menunjukkan sebagian besar wilayah Indonesia berada dalam kategori baik hingga sedang. Namun, masih terdapat sejumlah kawasan di Kalimantan dan sebagian Sumatera yang masuk kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.
Pada lokasi tertentu, kondisi udara bahkan terpantau berada dalam kategori berbahaya.
Pemantauan meteorologi penerbangan BMKG juga menunjukkan asap masih memengaruhi jarak pandang di sejumlah daerah.
Pada pengamatan dini hari, Palangka Raya tercatat berasap dengan jarak pandang sekitar 0,6 kilometer. Banjarmasin memiliki jarak pandang sekitar 1,7 kilometer, sedangkan Pontianak sekitar dua kilometer.
Di wilayah Sumatera, Jambi tercatat memiliki jarak pandang sekitar 4,8 kilometer. Palembang berada dalam kondisi berawan dengan jarak pandang sekitar tujuh kilometer.
Sementara itu, Pekanbaru memiliki jarak pandang sekitar tiga kilometer dengan kondisi hujan ringan.
Kondisi tersebut menunjukkan jumlah hotspot tidak selalu berbanding lurus dengan perubahan kualitas udara. Ketika jumlah hotspot turun, kondisi udara belum tentu langsung membaik.
Asap dapat bertahan di suatu wilayah maupun berpindah mengikuti kondisi atmosfer dan arah angin. Oleh karena itu, pemantauan dilakukan secara bersamaan terhadap hotspot, kualitas udara, cuaca, dan jarak pandang.