Sumbardaily.com – Sebanyak 653 sekolah terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat (Sumbar) tercatat telah kembali melaksanakan pembelajaran. Di tengah proses pemulihan tersebut, Kabupaten Agam menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian pemerintah dalam percepatan penyediaan lahan untuk relokasi sekolah ke lokasi yang lebih aman.
Perkembangan pemulihan pendidikan tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Prof Abdul Mu'ti dalam laporan secara virtual pada Rabu (23/9/2026).
Forum tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Agam Mhd Lutfi serta sejumlah daerah terdampak bencana dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumbar.
Pemulihan pendidikan dilakukan setelah bencana hidrometeorologi melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Pemerintah mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi sekolah dengan mengacu pada Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera.
Prinsip yang menjadi dasar pemulihan adalah memastikan hak anak untuk mendapatkan pendidikan tidak terhenti meskipun berada dalam situasi bencana.
Hingga 22 September 2026, sebanyak 4.922 sekolah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumbar telah kembali melaksanakan pembelajaran.
Dari jumlah tersebut, 3.120 sekolah berada di Aceh, 1.149 sekolah di Sumatera Utara, dan 653 sekolah berada di Sumbar.