berita

Galodo Solok Terjadi Saat Bulan Kering, Ini Penjelasan Peneliti soal Hujan Ekstrem

Kamis, 24 September 2026 | 11:03 WIB
Bencana banjir bandang atau galodo yang menerjang Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin (21/9/2026). (Foto: BPJN Sumbar)


Sumbardaily.com - Bencana banjir bandang atau galodo yang menerjang Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Senin (21/9/2026), tidak cukup dijelaskan hanya dari tingginya curah hujan.





Peneliti dan edukator mitigasi bencana Dr. Daryono menilai kondisi daerah aliran sungai (DAS) dan kawasan hulu juga perlu dianalisis untuk mengetahui mengapa aliran air berkembang menjadi galodo yang membawa banyak material.





Daryono menyampaikan catatan ilmiah tersebut melalui keterangannya di Instagram saat mengomentari bencana di Solok, dikutip Kamis (24/9/2026). Ia menjelaskan curah hujan 94 milimeter per hari memang menjadi pemicu kejadian, tetapi bukan berarti hujan dapat langsung disebut sebagai satu-satunya penyebab.





Menurut Daryono, terdapat sejumlah faktor lain yang perlu diperiksa untuk memahami proses terbentuknya galodo. Faktor tersebut antara lain kemiringan lereng, tingkat kejenuhan tanah, longsoran, sedimentasi, material lepas di alur sungai, kondisi tutupan lahan, hingga konsentrasi limpasan.





"Curah hujan 94 mm/hari adalah pemicu, tetapi untuk menyimpulkan mengapa alirannya berkembang menjadi galodo yang membawa begitu banyak material, perlu dianalisis pula kondisi DAS/hulu," demikian catatan ilmiah Daryono.





Daryono merupakan peneliti, akademisi, dan edukator mitigasi bencana yang aktif sebagai anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI). Ia juga kerap menjadi narasumber ahli dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai berbagai fenomena kebencanaan di Indonesia.





Dalam keterangannya, Daryono juga menyoroti kondisi cuaca yang terlihat bertolak belakang dengan terjadinya hujan ekstrem. Menurut dia, suatu bulan dapat berada dalam kondisi lebih kering dari normal, tetapi hujan lebat tetap dapat terjadi dalam satu hari dan memicu bencana.


Halaman:

Tags

Terkini