Sumbardaily.com - Upaya menemukan kasus Tuberkulosis (TBC) secara aktif di Kota Padang terus diperluas. Dari target penemuan 4.800 kasus TBC yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada 2026, sebanyak 2.700 kasus telah ditemukan hingga saat ini.
Pemerintah bersama tenaga kesehatan dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) kini memperkuat penelusuran kontak erat serta masyarakat berisiko tinggi agar penularan penyakit tersebut dapat ditekan.
Penguatan strategi itu disampaikan dalam kegiatan pengabdian masyarakat PDPI bertajuk Untuk Indonesia Sehat, yang menggabungkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining TBC.
Kegiatan digelar di Aula Kantor Camat Lubuk Begalung, Jumat (18/9/2026), dan dihadiri langsung Wakil Menteri Kesehatan RI, dr Benjamin Paulus Octavianus.
Benjamin menekankan pentingnya penguatan pemberantasan TBC, termasuk pemeriksaan terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasien.
Menurutnya, perhatian terhadap penyakit tersebut tidak cukup hanya diarahkan kepada warga yang sudah mengalami gejala atau dinyatakan sakit.
"Negara kita Indonesia termasuk 20 besar ekonomi terbesar di dunia, tapi kasus TBC di Indonesia tinggi sekali. Presiden memanggil untuk menyusun pemberantasan Tuberkulosis di Indonesia," katanya.