Puluhan Warga Positif TBC Ditemukan, Padang Perkuat Skrining dengan Ronsen Portabel Gratis

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 20 September 2026 | 22:02 WIB
Wakil Menteri Kesehatan RI, dr Benjamin Paulus Octavianus. (Dok. Istimewa)
Wakil Menteri Kesehatan RI, dr Benjamin Paulus Octavianus. (Dok. Istimewa)



Ia juga menjelaskan perlunya strategi pemeriksaan di lingkungan rumah. Kontak erat yang belum diperiksa dinilai dapat menjadi potensi peningkatan penularan TBC.





"Selama ini kita sibuk dan fokus pada orang sakit, sementara kontak di rumah tidak diperiksa sehingga menjadi potensi peningkatan TBC. Kita mengumpulkan semua di sini agar bisa mencegah TBC melalui sosialisasi program dan CKG ini dari usulan Pak Prabowo, agar umur masyarakat Indonesia panjang dan sehat," ucapnya.





Benjamin menyambut baik kolaborasi PDPI dan Dinas Kesehatan Kota Padang. Terlebih, Kota Padang juga menjadi tuan rumah pelaksanaan Kongres PDPI.





Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Padang, dr Srikurnia Yati menjelaskan, seluruh 11 kecamatan di Kota Padang telah menyatakan komitmen untuk melaksanakan tracing TBC. Komitmen tersebut turut diwujudkan melalui pembentukan 104 kelurahan siaga TBC.





Dari target penemuan 4.800 kasus TBC pada 2026, sebanyak 2.700 kasus telah ditemukan hingga saat ini.





Ia menegaskan penemuan secara aktif diperlukan agar pasien dapat segera memperoleh pengobatan dan ditangani hingga sembuh, sehingga rantai penularan bisa diputus.





"Untuk Kota Padang, 11 kecamatan sudah berkomitmen melakukan tracing TBC. Alhamdulillah 104 kelurahan siaga TBC sudah dibentuk. Dari target Kemenkes sebanyak 4.800 kasus di tahun 2026, sampai sekarang sudah ditemukan 2.700 kasus. Kami mengejar kasus sebanyak-banyaknya agar bisa disembuhkan dan tidak ada penularan," katanya.





Program tracing direncanakan berlangsung di 242 titik mulai pertengahan September hingga November 2026. Hingga saat ini, pelaksanaan telah menjangkau 105 titik dan menemukan 77 pasien positif TBC. Mereka berasal dari kelompok kontak erat maupun masyarakat yang masuk kategori berisiko tinggi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X