Sumbardaily.com - Persaingan pengaruh antar negara dan perkembangan teknologi yang bergerak cepat menjadi tantangan besar bagi generasi muda Indonesia.
Kondisi itu membuat mahasiswa tidak cukup hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga dituntut memahami geopolitik serta memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat.
Pesan tersebut disampaikan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia, TB Ace Hasan Syadzily saat menjadi keynote speaker dalam program Lemhannas Goes to Campus di Universitas Andalas (Unand), Kamis (3/9/2026) pagi.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk kuliah umum tersebut berlangsung di Convention Hall Unand. Program itu menjadi ruang bagi Lemhannas untuk memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus memperkenalkan pemahaman mengenai ketahanan nasional kepada mahasiswa, terutama dalam menghadapi perubahan global yang semakin cepat.
Ace Hasan menilai posisi generasi muda sangat menentukan perjalanan Indonesia ke depan.
Menurutnya, anak muda bukan sekadar kelompok yang akan menerima hasil pembangunan, tetapi memiliki posisi strategis dalam menentukan arah bangsa.
“Tumpuan masa depan bangsa ini ada pada anak muda,” kata Ace.