berita

Neuroparenting Ubah Peran Ganda Perempuan Jadi Kekuatan Ekonomi Bangsa

Rabu, 2 September 2026 | 20:10 WIB
Dosen FEB Unand Delfia Tanjung Sari, Ph.D (Foto: Unand)


Sumbardaily.com – Peran ganda perempuan selama ini kerap dipandang sebagai beban karena perempuan harus menjalankan tanggung jawab di ranah domestik sekaligus berkontribusi di ruang publik. Namun, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (Unand), Delfia Tanjung Sari, Ph. D, melihat kondisi tersebut dari perspektif berbeda.





Menurut Delfia Tanjung Sari, peran ganda perempuan justru dapat menjadi kekuatan ekonomi yang terpendam apabila didukung ekosistem keluarga yang tepat. Salah satu pendekatan yang dinilai dapat membantu mewujudkan hal tersebut adalah neuroparenting.





Perubahan peran perempuan di ranah ekonomi sebenarnya telah terlihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS). Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan telah menembus 56 persen, dengan 32 persen di antaranya berstatus sebagai pengusaha.





Angka tersebut menunjukkan perempuan tidak lagi hanya menjadi pelengkap dalam perekonomian keluarga. Perempuan telah bertransformasi menjadi salah satu penggerak roda ekonomi keluarga sekaligus bangsa.





"Perempuan Indonesia sedang melangkah di atas panggung sejarah yang gemilang," demikian gambaran yang disampaikan dalam materi Delfia mengenai perubahan posisi perempuan dalam perekonomian, dikutip Rabu (2/9/2026).





Namun, peningkatan partisipasi perempuan di ruang publik belum sepenuhnya menghapus persoalan lama. Perempuan masih dibayangi stereotip sebagai pengurus utama rumah tangga meskipun pada saat yang sama mereka telah berkontribusi di ranah publik.





Kondisi tersebut melahirkan dilema peran ganda. Perempuan harus membagi energi antara tuntutan karier dan tanggung jawab domestik. Situasi ini seperti "ayunan pendulum" yang terus bergerak antara pekerjaan dan keluarga.


Halaman:

Tags

Terkini