Sumbardaily.com - Gangguan distribusi air PDAM Payakumbuh sempat membuat debit air mengecil hingga berhenti mengalir di sejumlah rumah pelanggan pada akhir pekan. Kondisi tersebut langsung mendapat perhatian Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta yang meminta Perumda Air Minum Tirta Sago atau PAM Tigo segera melakukan penanganan.
Zulmaeta meminta gangguan pelayanan air bersih tidak berlangsung terlalu lama. Ia juga menginstruksikan manajemen PAM Tigo melakukan langkah pencegahan sehingga persoalan serupa tidak kembali dialami pelanggan.
“Semua keluhan masyarakat terkait air PDAM sudah kita respons. Saya sudah perintahkan jajaran PAM Tigo untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut dan jangan sampai kejadian seperti ini berlarut-larut maupun terulang kembali,” kata Zulmaeta di Balai Kota Payakumbuh, Senin (10/8/2026).
Respons tersebut disampaikan setelah adanya keluhan pelanggan mengenai distribusi air yang mengalami penurunan debit pada akhir pekan. Sejumlah pelanggan melaporkan air yang semula mengalir menjadi kecil hingga tidak keluar dari keran rumah.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Sago Kota Payakumbuh Prety Diawati mengatakan pihaknya bersama tim teknik telah turun melakukan perbaikan di sejumlah wilayah yang mengalami gangguan. Pemeriksaan dilakukan setelah laporan pelanggan diterima melalui kanal pengaduan resmi perusahaan.
Menurut Prety, terdapat dua kondisi yang memengaruhi distribusi air pada akhir pekan. Pertama, konsumsi air masyarakat meningkat karena aktivitas penggunaan air lebih tinggi ketika hari libur. Kedua, terdapat kendala material pada jaringan PAM Tigo.
“Air mengecil hingga tidak mengalir di rumah pelanggan pada weekend disebabkan pemakaian air meningkat saat hari libur. Ditambah kondisi akhir pekan kemarin ada material kita yang terkendala,” ujarnya.