berita

Banjir Padang Berulang, Guru Besar UBH Soroti Akar Masalah DAS dan Tata Ruang

Senin, 10 Agustus 2026 | 08:02 WIB
Prof. Ir. Haryani MP, guru besar Dosen Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Bung Hatta (UBH). (Foto: UBH)



Apabila terjadi gangguan pada salah satu bagian sistem tersebut, dampaknya dapat dirasakan oleh kawasan yang berada di bawahnya. Karena itu, penanganan banjir tidak cukup hanya dilakukan di kawasan perkotaan atau titik yang mengalami genangan.





Delapan bulan setelah galodo, masih dimungkinkan terdapat perubahan morfologi sungai, sedimentasi, timbunan material, serta perubahan pola aliran pada sejumlah DAS. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan kapasitas sungai dalam menampung dan mengalirkan air.





Ketika debit air meningkat akibat hujan dengan intensitas tinggi, kapasitas sungai yang telah berubah dapat menyebabkan air lebih mudah meluap. Atas kondisi itu, evaluasi menyeluruh terhadap sungai setelah bencana dinilai menjadi kebutuhan yang mendesak.





Evaluasi tersebut penting untuk mengetahui kondisi sungai setelah galodo, termasuk perubahan yang terjadi pada morfologi, sedimentasi, material yang tertinggal, serta pola aliran air. Hasil evaluasi dapat menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan berikutnya.





Perubahan Penggunaan Lahan Pengaruhi Limpasan





Selain kondisi sungai, perubahan penggunaan lahan juga menjadi bagian penting dalam persoalan banjir Padang. Pertumbuhan kawasan terbangun merupakan konsekuensi dari perkembangan kota.





Namun, peningkatan kawasan terbangun tanpa diikuti perlindungan terhadap kawasan resapan air dan ruang terbuka hijau dapat meningkatkan limpasan permukaan secara signifikan.





Air hujan yang sebelumnya memiliki kesempatan meresap ke tanah kini dapat mengalir lebih cepat menuju saluran drainase dan sungai. Ketika air mengalir dalam waktu yang hampir bersamaan, volume limpasan yang masuk ke sistem drainase dan sungai menjadi lebih besar.





Kondisi tersebut pada akhirnya meningkatkan potensi terjadinya banjir, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

Halaman:

Tags

Terkini