berita

MV Boelongan di Mandeh Pessel Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Sejarah Bawah Laut Unggulan

Rabu, 5 Agustus 2026 | 12:13 WIB
Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang digelar pada 27-28 Juli 2026 di Villa Boelongan Resort and Resto, Kawasan Wisata Mandeh. Sebanyak 27 peserta yang berasal dari kelompok diving serta masyarakat setempat mengikuti rangkaian kegiatan yang difokuskan pada peningkatan kapasitas dalam pengelolaan wisata bawah laut. (Foto: UNP)


Sumbardaily.com - Universitas Negeri Padang (UNP) memperkuat kapasitas kelompok diving di Kawasan Wisata Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, sebagai bagian dari upaya melestarikan sekaligus mengembangkan situs sejarah bawah laut MV Boelongan menjadi destinasi wisata unggulan berbasis masyarakat.





Pendampingan tersebut diharapkan mampu memperkuat peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga warisan budaya bawah air sekaligus meningkatkan daya tarik wisata kawasan.





Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang digelar pada 27-28 Juli 2026 di Villa Boelongan Resort and Resto, Kawasan Wisata Mandeh. Sebanyak 27 peserta yang berasal dari kelompok diving serta masyarakat setempat mengikuti rangkaian kegiatan yang difokuskan pada peningkatan kapasitas dalam pengelolaan wisata bawah laut.





Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Kantor Komunikasi dan Pemasaran pada Selasa (4/8/2026), Ketua Pelaksana PKM Najmi, S.S., M.Hum., mengatakan pendampingan tersebut menjadi bagian dari komitmen UNP dalam mendukung pengelolaan wisata bawah laut berbasis masyarakat.





"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok diving agar mampu menjaga, melestarikan, sekaligus mempromosikan situs MV Boelongan sebagai warisan budaya yang memiliki nilai sejarah tinggi dan potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pengelolaan wisata bawah laut yang berkelanjutan," ujar Najmi.





Sebelum pelaksanaan kegiatan utama, tim pengabdian lebih dahulu melakukan observasi lapangan melalui penyelaman di situs Under Water MV Boelongan. Kegiatan tersebut dilakukan bersama narasumber dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah III Sumatera Barat, Yusfa Hendra Bahar, S.S., Hendra Fajri, serta Hendri yang mewakili kelompok diving Mandeh.





Observasi itu bertujuan melihat kondisi terkini bangkai kapal MV Boelongan sekaligus menghimpun data sebagai bahan pembahasan dalam penyusunan strategi pelestarian dan pengembangan wisata bawah laut berbasis warisan budaya.


Halaman:

Tags

Terkini