berita

Bahaya Hoaks Saat Aksi Demonstrasi, Publik Diminta Cek Fakta dari Berbagai Sumber

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:02 WIB
Menteri Komdigi Meutya Hafid dalam acara XLSmart Bravo 500 Summit 2026 di Jakarta Selatan, Kamis (11/06/2026). (Foto: Kemeterian Komdigi)


Sumbardaily.com - Fenomena ilusi algoritma di media sosial menjadi salah satu perhatian dalam penyampaian aspirasi masyarakat melalui aksi demonstrasi. Publik diingatkan agar tidak langsung menganggap informasi yang muncul di linimasa sebagai gambaran utuh kondisi yang terjadi, sekaligus tetap menjaga ketertiban baik di lapangan maupun di ruang digital.





Peringatan tersebut disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. Ia menegaskan pemerintah menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum sebagai bagian dari kehidupan demokrasi.





Menurutnya, kritik, masukan, dan aspirasi yang disampaikan masyarakat merupakan elemen penting yang harus didengar dan direspons melalui mekanisme yang tepat.





“Pemerintah terbuka terhadap aspirasi, kritik, dan masukan dari masyarakat. Menyampaikan pendapat adalah hak warga negara yang dijamin dalam demokrasi. Karena itu, ruang untuk menyampaikan aspirasi harus tetap kita jaga bersama,” ujar Meutya.





Ia menilai penyampaian aspirasi secara damai akan membuat pesan yang dibawa masyarakat lebih mudah dipahami dan diterima publik. Karena itu, masyarakat diminta menghindari berbagai tindakan yang dapat merugikan masyarakat luas maupun fasilitas umum.





“Kritik boleh disampaikan dengan tegas, tetapi harus tetap damai. Jangan mudah terprovokasi sehingga memicu kekerasan, perusakan, pembakaran, penyerangan, atau tindakan lain yang membahayakan masyarakat,” tegasnya.





Selain mengingatkan pentingnya menjaga situasi kondusif selama demonstrasi, Meutya juga menyoroti peran media sosial yang dapat memengaruhi cara masyarakat memandang suatu peristiwa. Ia menjelaskan bahwa konten yang terus muncul di linimasa tidak selalu mencerminkan kondisi sebenarnya secara menyeluruh.


Halaman:

Tags

Terkini