Sumbardaily.com – Sorotan publik terhadap alokasi Anggaran Rehabilitasi dan Pemeliharaan Aset Daerah dalam APBD 2026 mendapat tanggapan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar). Pemerintah menyebut bahwa anggaran tersebut bukan ditujukan untuk mempercantik fasilitas pemerintahan, melainkan untuk menjaga fungsi aset daerah yang telah mengalami penurunan kondisi akibat usia bangunan dan tingginya tingkat penggunaan.
Penjelasan itu disampaikan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar, Nolly Eka Mardianto. Menurutnya, penting bagi pemerintah untuk memberikan informasi yang utuh kepada masyarakat agar tidak muncul kesalahpahaman terkait alokasi belanja daerah yang belakangan menjadi perhatian publik.
Nolly mengatakan, sejumlah bangunan yang masuk dalam rencana rehabilitasi dan pemeliharaan merupakan aset pemerintah yang telah digunakan dalam jangka waktu lama. Kondisi fisik beberapa fasilitas tersebut dinilai mulai mengalami penurunan sehingga membutuhkan penanganan agar tetap aman dan layak digunakan.
“Perlu kami luruskan bahwa anggaran yang dialokasikan bukan untuk mempercantik fasilitas pemerintahan semata, tetapi lebih kepada rehabilitasi dan pemeliharaan sejumlah aset yang kondisinya memang sudah memerlukan penanganan agar tetap aman, layak, dan dapat menunjang pelaksanaan tugas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Nolly di Padang, Kamis (4/6/2026).
Menurutnya, terdapat sejumlah fasilitas pemerintahan yang selama beberapa tahun terakhir belum mendapatkan perbaikan secara menyeluruh. Di sisi lain, bangunan-bangunan tersebut tetap digunakan hampir setiap hari untuk berbagai aktivitas pemerintahan maupun kegiatan yang melibatkan masyarakat.
Salah satu contoh yang disampaikan adalah Gedung Auditorium Gubernuran Sumbar. Fasilitas tersebut selama ini menjadi lokasi pelaksanaan berbagai agenda penting, mulai dari rapat pemerintahan, pelantikan pejabat, kegiatan organisasi, hingga penyelenggaraan acara publik dengan jumlah peserta yang besar.
Tingginya intensitas pemanfaatan bangunan tersebut dalam jangka waktu panjang membuat sejumlah bagian mengalami kerusakan. Nolly mengungkapkan bahwa saat ini Gedung Auditorium Gubernuran Sumbar mulai mengalami kebocoran dan kerusakan pada beberapa bagian bangunan yang memerlukan penanganan segera.