berita

Perpusnas Dorong PDIKM Padang Panjang Jadi Pusat Literasi dan Edukasi Budaya Minangkabau

Kamis, 4 Juni 2026 | 14:03 WIB
Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia, Endang Aminudin Aziz, mendorong optimalisasi kawasan Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) sebagai pusat kegiatan literasi, pendidikan, dan kebudayaan yang mampu menarik partisipasi masyarakat secara luas. (Foto: Pemko Padang Panjang)


Sumbardaily.com - Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia, Endang Aminudin Aziz, mendorong optimalisasi kawasan Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) sebagai pusat kegiatan literasi, pendidikan, dan kebudayaan yang mampu menarik partisipasi masyarakat secara luas.





Dorongan tersebut disampaikan Endang saat melakukan kunjungan ke Museum Bustanul Arifin yang berada di kawasan PDIKM, Rabu (3/6/2026). Dalam kunjungan itu, ia didampingi Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, bersama jajaran Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Porapar) serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK).





Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang peninjauan koleksi museum, tetapi juga membahas berbagai peluang pengembangan program literasi yang dapat dilaksanakan di kawasan PDIKM. Endang melihat kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi ruang publik yang hidup dan produktif.





Menurutnya, keberadaan museum dan pusat dokumentasi budaya saat ini tidak cukup hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda-benda bersejarah. Lebih dari itu, fasilitas tersebut dapat bertransformasi menjadi pusat edukasi, ruang belajar, sekaligus wadah aktivitas masyarakat yang berbasis literasi.





Saat meninjau berbagai koleksi yang tersimpan di Museum Bustanul Arifin, Endang menekankan pentingnya menghadirkan kegiatan yang mampu menghubungkan masyarakat dengan budaya membaca dan pengetahuan.





"Kami mendorong agar tempat seperti ini dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan berbasis buku. Perpusnas memiliki skema bantuan pembiayaan bagi komunitas literasi dan membuka peluang kemitraan dengan komunitas-komunitas yang aktif mengembangkan budaya baca," ujarnya.





Ia menjelaskan, Perpusnas memiliki sejumlah program yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah, termasuk dukungan pembiayaan bagi komunitas literasi yang secara konsisten menyelenggarakan kegiatan untuk meningkatkan minat baca masyarakat.


Halaman:

Tags

Terkini