berita

Pemprov Sumbar Targetkan Tiap Daerah Punya SMA Favorit dengan Asrama

Minggu, 17 Mei 2026 | 11:01 WIB
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tengah merancang pembangunan fasilitas asrama di sekolah menengah atas sebagai upaya memperluas akses pendidikan berkualitas bagi siswa di berbagai daerah, terutama wilayah terpencil dan berkondisi geografis sulit. (Foto: Pemprov Sumbar)


Sumbardaily.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tengah merancang pembangunan fasilitas asrama di sekolah menengah atas sebagai upaya memperluas akses pendidikan berkualitas bagi siswa di berbagai daerah, terutama wilayah terpencil dan berkondisi geografis sulit.





Program pembangunan asrama tersebut akan dilaksanakan secara bertahap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah dan tingkat kebutuhan masing-masing sekolah. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan kebijakan itu disiapkan untuk mendukung pemerataan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat pembinaan karakter generasi muda di Sumbar.





Menurut Mahyeldi, kondisi geografis Sumbar yang berbukit-bukit serta memiliki wilayah kepulauan menyebabkan tidak semua siswa memiliki akses mudah menuju sekolah unggulan maupun sekolah dengan fasilitas pendidikan yang memadai.





“Ke depan, kita ingin anak-anak Sumbar memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas, tanpa terkendala jarak dan kondisi ekonomi keluarga. Karena itu, keberadaan asrama di sekolah menengah atas menjadi kebutuhan penting yang harus kita siapkan bersama,” ujar Mahyeldi di Padang, Jumat (15/5/2026).





Ia menjelaskan, keberadaan asrama tidak hanya difungsikan sebagai tempat tinggal bagi siswa, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter, kedisiplinan, penguatan nilai agama, dan kebersamaan di lingkungan sekolah.





Menurutnya, pola pendidikan berasrama akan memberi ruang pembinaan yang lebih optimal, baik dalam aspek akademik maupun pengembangan kepribadian siswa. Dengan konsep tersebut, sekolah dinilai dapat lebih maksimal membentuk generasi muda yang unggul, mandiri, dan berakhlak.





“Melalui sistem asrama, kita ingin penguatan intelektual siswa berjalan seiring dengan pembentukan karakter. Tidak hanya melalui proses pengajaran, tetapi juga penguatan soft skill melalui berbagai pelatihan sesuai kebutuhan serta pengasuhan berbasis nilai-nilai adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” jelasnya.


Halaman:

Tags

Terkini