berita

Padang Pariaman Percepat Pemulihan Pertanian, Tanam Serentak Digelar di Tanah Taban

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:26 WIB
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menggelar kegiatan tanam serentak di kawasan persawahan Tanah Taban, Rabu (13/5/2026), sebagai langkah percepatan pemulihan sektor pertanian pascabencana hidrometeorologi. (Foto: Pemkab Padang Pariaman)



“Untuk lahan sawah rusak ringan, seluruhnya telah tertangani 100 persen melalui bantuan optimalisasi lahan dari Kementerian Pertanian seluas 446 hektare. Sedangkan lahan rusak sedang seluas 238,25 hektare baru dapat ditangani 198 hektare melalui bantuan APBN, sementara sisanya belum memenuhi persyaratan minimal hamparan,” ujar John Kenedy Azis.





Ia menjelaskan, hingga kini lahan sawah kategori rusak berat maupun lahan yang hilang akibat abrasi sungai masih belum mendapatkan bantuan rehabilitasi ataupun penggantian lahan dari pemerintah pusat. Kondisi serupa juga dialami lahan jagung terdampak bencana.





Bupati Padang Pariaman itu menambahkan, percepatan rehabilitasi lahan sawah merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Menteri Pertanian RI pada 14 April 2026 lalu. Saat itu, Kementerian Pertanian memberikan target penyelesaian rehabilitasi lahan dalam waktu satu bulan.





Namun, target tersebut berhasil diselesaikan lebih cepat dari jadwal yang ditentukan. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menuntaskan rehabilitasi hanya dalam waktu 23 hari.





“Alhamdulillah, target yang diberikan Bapak Menteri selama satu bulan berhasil kita tuntaskan kurang dari satu bulan, tepatnya dalam 23 hari. Hari ini kita buktikan dengan pelaksanaan tanam serentak di Tanah Taban sebagai bentuk komitmen bersama dalam memulihkan sektor pertanian,” tegasnya.





Pada kesempatan itu, John Kenedy Azis juga meminta dukungan Kementerian Pertanian RI untuk membantu rehabilitasi lahan sawah rusak berat seluas 450,7 hektare, lahan sawah hilang 100,5 hektare, serta lahan jagung terdampak seluas 570,35 hektare.





Menurutnya, lahan pertanian tersebut menjadi sumber penghidupan utama masyarakat petani sehingga pemulihannya sangat dibutuhkan untuk mendukung perekonomian warga pascabencana.





Ia juga mengingatkan kelompok tani agar bantuan yang telah diberikan pemerintah dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dirawat dengan baik guna meningkatkan produktivitas pertanian.

Halaman:

Tags

Terkini