berita

Warga Menyeberang Pakai Rakit, Pemkab Padang Pariaman Ajukan Rp40 Miliar Bangun Jembatan Anduriang

Kamis, 7 Mei 2026 | 14:09 WIB


Sumbardaily.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman mengajukan anggaran sekitar Rp40 miliar kepada pemerintah pusat untuk pembangunan kembali Jembatan Anduriang yang roboh akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 lalu.





Kerusakan jembatan yang menghubungkan Nagari Anduriang dengan Nagari Kayu Tanam itu hingga kini masih melumpuhkan akses utama masyarakat. Warga bahkan terpaksa menggunakan rakit sederhana untuk menyeberangi Sungai Batang Anai demi menjalankan aktivitas sehari-hari.





Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara, mengatakan pemerintah daerah telah melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), agar pembangunan jembatan permanen dapat segera direalisasikan.





“Kami sudah melaporkan kondisi ini ke tingkat pusat, termasuk kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Proyek pembangunan permanen ini sudah masuk ke dalam Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca-Bencana,” ujar Hendra Aswara, Rabu (6/5/2026).





Menurutnya, berdasarkan hasil estimasi teknis, pembangunan kembali Jembatan Anduriang membutuhkan biaya sekitar Rp40 miliar. Anggaran tersebut diharapkan dapat membantu memulihkan konektivitas masyarakat yang selama ini terganggu akibat robohnya infrastruktur vital tersebut.





Hendra menjelaskan, Jembatan Anduriang selama ini menjadi jalur tercepat yang menghubungkan dua wilayah tersebut. Setelah jembatan putus, masyarakat memang masih memiliki jalur alternatif lain, namun waktu tempuh menjadi lebih lama sekitar 15 menit dibanding sebelumnya.





Karena kondisi itu, sebagian warga memilih menggunakan rakit darurat yang terbuat dari susunan kayu dan drum bekas untuk melintasi Sungai Batang Anai.


Halaman:

Tags

Terkini