Sumbardaily.com - Upaya percepatan pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi kembali mengemuka dalam rapat penting yang digelar di Aula Lantai 5 Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat (Kejati Sumbar), Kamis (9/4/2026) siang.
Rapat ini menjadi titik krusial karena menyoroti sejumlah tantangan strategis, terutama terkait pengadaan lahan dan potensi hambatan di lapangan.
Rapat pendahuluan tersebut membahas persiapan pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Padang Seksi Sicincin-Padang Panjang-Bukittinggi, yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas daerah.
Sejumlah kepala daerah dari wilayah terdampak seperti Bukittinggi, Padang Pariaman, Tanah Datar, Agam dan Padang Panjang turut hadir dalam forum tersebut.
Kepala Kejati Sumbar, Muhibuddin yang memimpin langsung jalannya rapat menekankan bahwa keberhasilan proyek ini sangat ditentukan oleh sinergi antar lembaga.
Ia meminta seluruh pihak untuk tidak hanya berkoordinasi, tetapi juga mengambil langkah konkret melalui penyusunan timeline kerja yang jelas dan terukur.
"Selain itu, pemerintah daerah diminta berperan aktif dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pembangunan jalan tol tersebut. Hal ini dinilai penting untuk meminimalisir resistensi serta mempercepat proses di lapangan," katanya.